POTENSI DESA DAN MANFAAT YANG DIHARAPKAN

A. Potensi Desa

a. Keadaan Georgafis

Padasari adalah sebuah Desa yang berada di Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang. Desa Padasari merupakan Desa yang sangat luas serta terkenal. Pada tahun 1984 Desa Citimun dimekarkan menjadi 2 (dua) Desa, yaitu Padasari dan Desa Naluk. Desa Padasari yang merupakan desa pamekaran ini memiliki luas wilayah ± 159,87 Ha dengan jumlah penduduk sebanyak 1.521 ( Seribu Lima Ratus Dua Puluh Satu ) jiwa. Di sisi lain Desa Padasari sangat ditunjang dengan keberadaan sumber mata air Ciojar, yang dalam hal ini sebagai pusat potensi Desa Padasari yang sangat bermanfaat bagi masyarakat desa Desa Padasari maupun Desa tetangga yang mayoritas Petani dan Peternak. Selain dari pada itu Desa Padasari juga ditunjang oleh sarana dan prasarana pendidikan yang sangat memadai. Hal ini ditunjukan untuk membentuk moral anak sebagai penerus bangsa dan agama.

Adapun Desa Padasari sudah berjalan selama 4 ( empat ) periode, yang dalam hal ini pernah dijabat oleh beberapa kepala Desa sebagai berikut :

  1. UDUNG SUJANA ( Alm )
  2. ATO ADIS ( Alm )
  3. WARYA
  4. KOSASIH

b.Keadaan Penduduk

Desa Padasari merupakan bagian dari wilayah administrasi kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang dengan luas ± 159,87 Ha. Jumlah penduduk Desa Padasari berjumlah 2.681 jiwa dengan rincian sebagai berikut :

  • Laki – laki : 1.376 jiwa;
  • Perempuan : 1.349 jiwa;
  • Jumlah KK :   909 Kepala Keluarga

Sedangkan jumlah keluarga miskin terdiri dari 240 KK yang ada di wilayah Desa Padasari. Tingkat kepadatan penduduk sampai dengan akhir bulan Mei 2016 adalah 2.681 jiwa / km 2, dengan penyebaran penduduk yang tidak merata.

Batas-batas administrasi pemerintahan Desa Padasari Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang sebagai berikut :

–   Sebelah Utara               : Desa Boros Kec. Tanjungkerta

–   Sebelah Timur             : Desa Licin

–   Sebelah Selatan            : Desa Citimun dan Naluk

–   Sebelah Barat               : Desa Banyuasih Kec. Tanjungkerta

c.   Keadaan Sosial

Keadaan sosial masyarakat Desa Padasari masih tingginya angka penganguran, hal ini dapat dilihat dari jumlah penduduk yang bekerja hanya 1.434 dari keseluruhan jumlah penduduk sebanyak 2.681 Jiwa dengan rincian sebagai berikut:

  1. Tenaga Kerja                                                : 1.124 Orang
  2. PNS                                                                :     12       Orang
  3. TNI/ POLRI                                                 :       3       Orang
  4. Pedagang, Wiraswasta dan Pengusaha  :   127       Orang
  5. Pensiunan                                                    :     39       Orang
  6. Pegawai Swasta                                           :   129       Orang

Jumlah                                                          : 1.434 Orang

d.   Kondisi Ekonomi              

Kondisi ekonomi ditingkat nasional pada saat ini sedang tidak stabil bisa dirasakan ditingkat pedesaan, terlihat dari lemahnya daya beli masyarakat, serta terbatasnya lapangan kerja sehingga angka pengangguran selalu meningkat dan tidak bisa dihindari. Namun pelan tetapi pasti kondisi tersebut dapat di antisipasi walau belum sepenuhnya kembali pada keadaan semula. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari meningkatnya daya beli masyarakat yang semakin stabil di bandingkan periode sebelumnya.

Perlu diketahui pula potensi unggulan yang ada di Desa Padasari di antaranya adalah : hasil pertanian seperti, padi, perikanan, palawija, yang ditunjang oleh mata air Ciojar yang memberikan azas manfaat bagi masyarakat Desa Padasari maupun Desa Tetangga.

e. Kondisi Pemerintahan Desa

Desa Padasari terdiri dari 2 ( dua ) Dusun, 4 (empat) Rukun Warga (RW), 15 (lima belas) Rukun Tetangga (RT). Kepala Desa di pilih langsung oleh penduduk Desa Padasari dan menjabat selama 6 (enam) tahun dan dipilih kembali hanya untuk satu masa jabatan berikutnya. Kepala Desa dalam menyelenggarakan pemerintahannya dibantu oleh perangkat Desa yang terdiri dari :

  1. Sekretaris Desa                            : 1 Orang
  2. Kaur Umum dan Perencanaan : 1 orang
  3. Kaur Keuangan                            : 1 Orang
  4. Kasi Pemerintahan                      : 1 Orang
  5. 5. Kasi Kesra                                 : 1 Orang
  6. Kasi Pelayanan                             : 1 Orang
  7. 7. Pelaksana Wilayah                  : 2 Orang
  8. 8. Pesuruh Desa                           : 1 Orang

 

Sebagai wujud dari demokratisasi penyelenggaraan pemerintahan maka di bentuk pula badan permusyawaatan Desa (BPD) yang beranggotakan 5 (lima) Orang yang merupakan wakil dari masyarakat Desa yang ditetapkan dengan cara musyawarah dan mufakat. Yang dimaksud dengan wakil masyarakat dalam hal ini adalah Rukun warga, Tokoh Masyarakat dan para pemangku adat. Masa jabatan badan Permusyawaratan Desa (BPD) adalah 6 (enam) tahun dapat dipilih kembali hanya untuk 1 kali masa jabatan berikutnya’

Badan permusyawaratan Desa berfungsi menetapkan peraturan Desa (PERDES) bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat. Oleh karenanya BPD sebagai Badan Permusyawaratan Desa yang berasal dari masyarakar Desa, disamping menjalankan fungsinya sebagai jembatan penghubung antara Kepala Desa dengan Masyarakat Desa, juga harus dapat menjalankan fungsi utamanya sebagai representasi. Disamping itu terdapat pula lembaga Perberdayaan Masyarakat Desa (LMPD) yang beranggotakan sebanyak 3 Orang.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan