SPOT FOTO BARU DI CURUG CIPADAYUNGAN

Wana Wisata Dayung Palayangan atau sering disebut Curug Cipadayungan terletak di dusun Bangbayang, desa Padasari, kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Wana wisata ini merupakan salah satu area rekreasi alam yang menarik. Sepanjang perjalanan dari tempat parkir sampai dengan Curug Cipadayungan, pengunjung disuguhkan dengan jajaran hutan pinus dan hamparan sawah.

Curug Cipadayungan mengalirkan air yang jernih dan bersih. Curug Cipadayungan dikelilingi pohon pinus serta hamparan lahan yang biasa dijadikan Camping Ground. Tempat Wisata ini dikelola oleh masyarakat melalui Bumdes dan dinaungi LMDH yang bermitra dengan Perhutani.

Pengunjung hanya perlu mengeluarkan biaya 5000 untuk tiket masuk per orang. Biaya parkir untuk motor 2000 dan mobil 5000. Dengan tiket masuk, pengunjung dapat menikmati segarnya air Curug serta keindahan beberapa spot foto.

Spot foto yang pertama dibangun berada di dekat Curug, spot foto ini terbuat dari kayu pinus. Spot foto ini bertambah keindahannya dengan tulisan “Cipadayungan Jenggala Agrapana” yang berarti Cipadayungan Hutan Kehidupan. Spot foto yang satu ini berlatar pohon pinus dan langit biru membentang. Spot foto ini merupakan hasil kerjasama antara masyarakat dengan mahasiswa KKN-T IPB 2018.

Spot foto yang kedua terletak di aliran sungai kecil dari curug yang menyuguhkan ketenangan dan kebahagiaan. Sebab di sini terdapat kursi dari bambu yang dibawahnya mengalir air yang bersih dari curug sehingga kita bisa duduk santai dengan tenang bersama teman, keluarga, kekasih, ataupun sendiri. Tempat ini sangat nyaman untuk dikunjungi apalagi di pagi hari karena hawa sejuk Desa Padasari benar-benar akan terasa lebih menyegarkan. Di sini juga terdapat tulisan Cipadayungan Forest Park.

Selanjutnya, spot foto yang terbaru terletak di tepi jalan menuju Curug. Spot foto ini baru dibuat oleh warga setempat yang merupakan penggiat kerajinan kayu dengan dibantu mahasiswa KKN-T IPB 2019. Spot foto ini berupa set kursi dan meja dengan berlatarkan tulisan “Wana Wisata Cipadayungan” yang terlihat klasik ketika kita berfoto di tempat ini karena sentuhan kayu jati dan surian.

Wana Wisata Dayung Palayangan juga telah dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang cukup memadai seperti tempat parkir, warung jajanan, tempat wudhu, mushola, dan kamar mandi yang bernuansa alam. Wana Wisata Dayung Palayangan memiliki potensi yang masih bisa dikembangkan lebih lanjut dengan dukungan semua pihak. Besar harapan pemerintah desa agar pemerintah kabupaten atau provinsi beserta instansi terkait mampu menjadikan pengembangan desa wisata sebagai prioritas karena integrasi yang hadir melalui adanya desa wisata akan berdampak baik pada ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan